Backpacking ke Habitat Orang Utan Liar, Taman Nasional Kutai Kalimantan Timur


taman nasional kutai kalimantan timur

Saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Pongo Pygmaeus alias orang utan sejak melihat tingkah mereka di kebun binatang surabaya. Tatapan sendu dan berkaca-kaca yang terpancar dari sepasang mata bulat itu senantiasa membuat hati saya bergetar. Pedih rasanya ketika melihat mereka tak hentinya melambaikan tangan kepada pengunjung, meminta kacang atau pun secuil roti untuk mengisi perut. Para pengunjung pun tak mengindahkah tulisan: dilarang memberi makanan kepada satwa, semakin banyak kacang yang mereka lempar ke dalam kandang, semakin menarik tontonan yang mereka dapatkan. Entah karena stok makanan dari kebun binatang yang kurang atau karena sudah terbiasa diperlakukan seperti itu oleh para pengunjung, tak habis pikir rasanya melihat tingkah orang utan yang tidak jauh berbeda seperti pengemis jalanan itu. Melihat fenomena ini, saya tergelitik untuk melakukan perjalanan ke dalam hutan borneo, menengok orang utan liar dengan kehidupannya yang masih alami.

Pilihan saya jatuh kepada Taman Nasional Kutai di Kalimantan timur, karena menurut informasi yang saya dapatkan, kawasan Prevab Mentoko di Taman Nasional ini merupakan stasiun penelitian orang utan liar, di mana orang utan dibiarkan hidup alami seperti di habitat aslinya tanpa diberi bantuan makanan atau pemeliharaan. nah, kawasan yang nature seperti inilah yang saya butuhkan untuk mempelajari dan mengamati keunikan orang utan lebih lanjut.
Taman Nasional Kutai terletak di kota Sangatta, sekitar 5-6 jam dari kota Balikpapan. Dapat ditempuh dengan bus ataupun mobil travel yang banyak tersedia di terminal. Apabila melakukan perjalanan siang hari, mata kita akan dibius dengan betapa hijaunya hutan Kalimantan yang menjadi jantung dunia ini.

Baca selengkapnya di Majalah Digital Info-Backpacker Edisi 11.

(Teks dan foto oleh Irma Afifatul Aini)

Tags : ,

Save Orang Utan

Social Media