Ampel Denta : Festive Night at Kampoeng Arab


Ampel Denta Kampoeng Arab

INFOBACKPACKER.COM – Nama wisata religi Sunan Ampel sudah melanglang buana di seantaro bumi Indonesia, yah bagaimana tidak, Sunan Ampel adalah salah satu dari Wali Songo atau sembilan Sunan yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa. Saking terkenalnya wisata religi ini, peziarah yang datang pun bermacam-macam orang dari seluruh Indonesia. Nah, di bulan Ramadan ini pastilah wisata religi Ampel menjadi semakin menarik untuk dinikmati. Saya tertarik untuk mengamati seluk beluk Ampel lebih dalam lagi, terutama heritage track di Kampung Arab yang  sering terlupakan untuk sekedar dilirik oleh para peziarah.

Saya segera menghubungi seorang teman yang berdomisili di daerah Ampel, Ismail namanya. Ismail adalah seorang arab turunan ke-5, nenek moyangnya adalah seorang pedagang dari yaman yang hijrah ke Indonesia pada tahun 1800-an. Ismail bercerita kepada saya bahwa mengunjungi Ampel itu sebaiknya pada malam hari saja karena semakin malam suasana akan makin meriah dan menarik. Maka bersiaplah saya untuk mengarungi perjalanan malam ini.

Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, begitulah tulisan yang terpampang di sebuah gapura kokoh yang nampaknya menyambut dengan ramah semua peziarah yang datang. Dari gapura tersebut mulai terasa suasana heritage yang sangat kental, saya terkagum-kagum dengan bangunan-bangunan tua di kiri dan kanan jalan. Beberapa dari bangunan bertekstur Eropa klasik tersebut masih memiliki papan nama kuno yang bertuliskan nama pemilik pertamanya, tentu saja bangunan tersebut sudah turun temurun diwariskan dari satu generasi ke genarasi yang lain. Uniknya, bangunan-bangunan kuno ini sengaja dibiarkan dan tidak banyak diubah, kekokohan kusen-kusen pintu dan jendela dengan ukiran yang khas dan pagar-pagar yang sudah berkarat pun dibiarkan teronggok manis untuk setiap mata yang ingin meliriknya. Bahkan ada beberapa bangunan kuno yang masih dihuni di tempat ini yang sudah menjadi bangunan cagar budaya dan tidak boleh di pugar.

Uniknya, bukan hanya kawasan peninggalan Sunan Ampel yang masih menjaga sejarah bangunan bangunan kota, beberapa hotel di Surabaya juga masih menggunakan bangunan yang sama dari zaman kolonial.

(Teks dan foto oleh Irma Afifatul Aini)

Baca selengkapnya di Majalah Digital Info-Backpacker Edisi 9.

Tags : ,

Save Orang Utan

Social Media